Nuansa dan makna

paint-strips-vocabularyNuansa, dari bahasa Belanda dan Inggris nuance, adalah perbedaan yang sangat halus atau kecil. Entah mengapa, orang sering salah mengartikan nuansa sebagai suasana, padahal keduanya memiliki arti yang berbeda. Kata nuansa paling sering digandengkan dengan makna dan warna untuk memerikan perbedaan yang sulit dilihat atau dijelaskan pada kedua subjek tersebut. Tulisan Samsudin Berlian di koran KOMPAS terbitan 26 Maret 2010 memberikan beberapa contoh menarik tentang nuansa makna dalam bahasa Indonesia.

Dalam linguistik, semantik dan pragmatika adalah dua bidang yang mengkaji masalah makna bahasa. Semantik mengkaji makna literal sedangkan pragmatika mengembangkan kajian semantik yang dikaitkan dengan konteks. Secara teori, ada banyak sekali jenis makna, antara lain makna denotatif, ekstensi, emotif, gramatikal, intensi, khusus, kiasan, kognitif, konotatif, kontekstual, leksikal, lokusi, luas, pusat, referensial, sempit, suratan, dan tak berciri.

Meskipun tampaknya jelimet, pengetahuan praktis mengenai makna dan nuansanya sangat diperlukan bagi pengguna bahasa, baik pembicara/penulis maupun pendengar/pembaca agar pesan dapat tersampaikan sesuai maksudnya. Sayangnya, para pengguna bahasa–termasuk saya tentunya–sering abai dengan hal ini. Kata-kata yang (dianggap) bersinonim sering digunakan tidak cermat, misalnya seluruh dan semua, cemburu dan iri, serta hampir dan nyaris seperti yang dicontohkan oleh Samsudin dalam artikelnya.

Dalam hal ini, peran kamus–dan kemauan untuk membacanya–sangat besar. Rajin-rajinlah membuka kamus untuk tahu pasti makna suatu kata. Toh sekarang sudah dimudahkan dengan adanya versi daring kamus bahasa Indonesia. Sebagai pelengkap, mungkin sebaiknya lengkapi juga diri dengan Kamus Sinonim karya Junaiyah H.M. yang versi daring terbatasnya juga sudah tersedia di Google Buku.

Sumber ilustrasi: Turning Pages.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

2 Responses to Nuansa dan makna

  1. Jacobian says:

    baru sadar kalau nuansa itu punya arti yg berbeda dgn suasana.thanks atas info nya.

  2. selly says:

    oh begitu ya mas..
    trimakasih ya, sy baru sadar ternyata kedua kalimat itu berbeda makna..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: