Gerip

Dalam bahasa Inggris, stylus adalah suatu homonim yang memiliki paling tidak empat makna: (1) batang runcing untuk menulis, atau tepatnya memahat, batu tulis pada zaman kuno; (2) jarum untuk menghasilkan bunyi atau merekam bunyi pada fonograf atau gramofon; (3) alat untuk menghasilkan titik kecil pada kertas, misalnya pada pembuatan huruf Braille; serta (4) batang kecil yang digunakan sebagai pena untuk layar sentuh peranti elektronik. Belakangan, seiring dengan merebaknya peranti elektronik yang menggunakan stylus seperti Tablet PC, iPad, dll., makna keempatlah yang paling sering dikaitkan dengan istilah stylus. Online Etymology Dictionary menyebutkan bahwa kata stylus berasal dari bahasa Latin stilus dan bahasa Yunani stylos (pilar).

Lanjutkan membaca “Gerip”

Kisi dampak strategis teknologi informasi

Kisi dampak strategis TI Teknologi informasi (TI) kian menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi untuk mengelola transaksi, memproses informasi, serta memperoleh dan menyebarkan pengetahuan sebagai bagian dari aktivitas ekonomi dan sosialnya. Untuk dapat memanfaatkan TI bagi kepentingan tersebut, diperlukan kepemimpinan yang baik yang terkait dengan peranan teknologi informasi dalam suatu organisasi. Demikian kurang lebih simpulan Bab 10, IT Leadership, dari buku Corporate Information Strategy and Management karangan Lynda M. Applegate dkk. yang menjadi salah satu bahan ujian mata kuliah MIK (Manajemen Informasi Korporat) di semester dua ini.

Lanjutkan membaca “Kisi dampak strategis teknologi informasi”

Tika atas dan tika bawah

Bagi para pengguna aplikasi pengolah kata, istilah superscript dan subscript sudah akrab digunakan sehari-hari. Kedua istilah ini merujuk pada angka, huruf, atau simbol yang berukuran lebih kecil dari ukuran normal dan terletak sedikit di atas atau di bawah garis dasar; superscript terletak di sebelah atas sedangkan subscript di sebelah bawah. Superscript dan subscript biasanya digunakan dalam rumus atau persamaan matematika, rumus kimia, dll. Contoh superscript adalah angka tiga pada 103, sedangkan angka dua pada CO2 adalah contoh subscript. Kedua kata dalam bahasa Inggris ini masing-masing berasal dari penggabungan prefiks bahasa Latin super- (di atas) dan sub- (di bawah) dengan kata scrīptus (ditulis atau tertulis).

Lanjutkan membaca “Tika atas dan tika bawah”

Teknologi informasi

Space of Technology Sewaktu mengganti tampilan blog ini, saya sekaligus mencoba untuk membenahi pengelompokan tulisan. Jenis tulisan yang terbanyak, anehnya, ternyata adalah tentang bahasa Indonesia, disusul selanjutnya oleh tulisan tentang web, wikipedia, dan kehidupan (baca: curhat). Sisanya menyebar ke dalam berbagai jenis tulisan lain. Meskipun profesi saya banyak berkisar pada bidang teknologi informasi dan bidang minat S-2 saya pun adalah teknologi informasi (TI), ternyata tulisan saya pada bidang ini hanya berupa beberapa tulisan tentang kiat pemrograman. Karena itu, saya pun bertekad untuk mulai menulis tentang teknologi informasi.

Lanjutkan membaca “Teknologi informasi”

Tembolok atau singgahan?

Tembolok Dalam terminologi teknologi informasi (TI), cache adalah suatu simpanan salinan data sementara, tempat menyimpan nilai yang terbaru atau tersering diakses agar data tersebut dapat lebih cepat diambil. Jika suatu data telah tersimpan di cache, data dapat dibaca dari sana dan tidak perlu diambil langsung dari medium penyimpanan aslinya, yang biasanya lebih lambat kecepatannya.

Penggunaan kata ini dalam TI dimulai pada tahun 1967 sewaktu redaktur IBM Systems Journal, Lyle R. Johnson, mengusulkannya kata ini sebagai istilah yang lebih deskriptif daripada high-speed buffer untuk menjelaskan pengembangan memori komputer pada Model 85, varian dari keluarga produk IBM System/360. Jurnal yang mengandung istilah ini diterbitkan pada tahun 1968 dan sejak itu istilah cache digunakan secara luas dengan maknanya yang sekarang dalam literatur komputer.

Lanjutkan membaca “Tembolok atau singgahan?”

Yaliyad: Ya, lihat saja sendiri!

Teknologi informasi (TI) adalah bidang yang banyak menggunakan istilah-istilah dalam bentuk singkatan atau akronim. Mungkin karena banyak terminologi dalam TI yang tidak bisa digambarkan dengan jelas jika hanya dengan satu atau dua kata. Sementara dalam praktiknya cukup merepotkan jika harus ditulis lengkap sehingga perlu disingkat.

Sambil lalu, meskipun mirip, ada perbedaan antara singkatan dan akronim. Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih. Sedangkan akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. Menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, aturan penulisan keduanya pun berbeda.

Lanjutkan membaca “Yaliyad: Ya, lihat saja sendiri!”

Surel

Dalam istilah TI bahasa Inggris, email, singkatan dari electronic mail, bisa berfungsi sebagai kata benda (nomina) maupun kata kerja (verba). Sebagai nomina, email bisa merujuk pada tiga makna, yaitu (1) sistem untuk mengirimkan pesan digital atau elektronik, (2) pesan digital yang dikirimkan melalui sistem email, atau (3) alamat email (dalam ragam percakapan). Sebagai verba, to email, bermakna mengirimkan pesan melalui email.

Lanjutkan membaca “Surel”

Berpindah penyedia layanan BlackBerry

blackberry Sewaktu pertama kali memakai BlackBerry (BB), saya memilih layanan prabayar dari Indosat, meskipun saat itu saya sudah berlangganan layanan pascabayar dari Telkomsel. Keputusan ini saya ambil karena saat itu proses aktivasi dengan paket prabayar jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan aktivasi paket pascabayar. Pengaktifan paket yang pertama dapat dilakukan dengan membeli kartu perdana dan hanya memakan waktu aktivasi 5–10 menit, sementara paket yang kedua harus diaktifkan dengan mendaftar dulu ke Grapari dan harus menunggu sekitar 3 hari sebelum bisa aktif. Mana tahan saya disuruh menunggu begitu lama!

Lanjutkan membaca “Berpindah penyedia layanan BlackBerry”