Diskusi terbatas Creative Commons Indonesia

Pada hari Sabtu, 7 Juli 2012 kemarin, Creative Commons Indonesia (CCID) menyelenggarakan diskusi terbatas lisensi Creative Commons (CC) bahasa Indonesia di Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok. Diskusi ini terutama bertujuan untuk mendapatkan masukan tentang draf lisensi CC yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia agar dapat lebih dipahami oleh masyarakat. Alhamdulillah, acara yang berlangsung antara pukul 9.00 hingga 15.00 ini berjalan lancar dan menghasilkan banyak masukan yang berharga bagi kami.

Lisensi CC adalah suatu bentuk surat perjanjian lisensi sesuai dengan pasal 45 UU 19/2002 tentang hak cipta Indonesia. Lisensi ini merupakan jembatan antara hak cipta tradisional (copyright) dengan kebebasan yang dibawa oleh gerakan copyleft dan konsep domain publik. Dengan kombinasi hak dasarnya, lisensi CC memberikan pilihan kepada pencipta untuk melepas (atau mempertahankan) beberapa hak atas ciptaannya (some rights reserved). Informasi lebih lengkap tentang lisensi CC dalam bentuk tanya jawab dapat dibaca di situs CCID.

Sebagai Wikipediawan, saya berkepentingan dengan adaptasi CC karena Wikipedia dan proyek-proyek lain Wikimedia mengubah lisensinya menjadi CC BY-SA per tanggal 15 Juni 2009. Saya merasa mendapat durian runtuh saat bertemu dengan Ari Juliano pada Pesta Blogger 2008. Sebagai ahli hukum yang menaruh perhatian terhadap hak kekayaan intelektual, Ari sangat tertarik dengan konsep Creative Commons yang menawarkan kompromi antara pelindungan pencipta dengan kebebasan pengguna. Sejak pertemuan itu, saya dan Bang Ajo telah sepakat untuk mengupayakan adaptasi lisensi CC ke dalam bahasa dan ranah hukum Indonesia agar dapat lebih dipahami oleh para pencipta Indonesia.

Kesibukan kami berdua membuat upaya adaptasi lisensi CC ini tidak berjalan lancar. Pada tahun 2011, berkat dorongan persisten dari Siska Doviana, Direktur Eksekutif Wikimedia Indonesia, prakarsa CCID berhasil mendapat hibah dari Ford Foundation. Kami pun mendapat tambahan tenaga dari Nita Sudarto untuk melaksanakan proyek CCID yang juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hak cipta di kalangan pengguna internet Indonesia ini.

Pelaksanaan diskusi kemarin hanyalah awal dari perjalanan panjang untuk membebaskan pengetahuan sekaligus menghargai para pencipta. Bismillah.

Sumber gambar: Wikimedia Indonesia

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

13 Responses to Diskusi terbatas Creative Commons Indonesia

  1. johnherf says:

    : Aktivitas yg patut mendapat dukungan penuh dari pencinta bahasa. Siplah.

  2. sofiamansoor says:

    Wah, sangat menarik, Ivan… memberi kebebasan kepada publik sambil sekaligus melindungi pencipta.

  3. Irman Rismawardhana says:

    Mas Ivan,
    Saya sedang membuat sebuah program yg bertujuan memudahkan pengetikan kata-kata berbahasa Indonesia. Saya sudah mengirimkan surel ke mas Ivan untuk mengetes program tersebut dan menanyakan masalah yang menyangkut lisensi Creative Commons.
    Apakah surel tersebut sudah dibaca?
    Mohon dibalas.
    Irman Rismawardhana
    irwardhana2000@yahoo.com

  4. Asop says:

    Saya terus mendukung kegiatan yang Mas Ivan lakukan. 🙂

  5. nadiaananda says:

    Pass banget nih om kita harus saling berbagi.. Ada yang mau Gorengan?? Ni ane punya’ ni… hehehe.. Biar semangat!!

  6. nadiaananda says:

    Weleh weleh.. Begini ya.. Ketika Orang Berilmu memberikan Ilmunya hanya ada 1 Kalimat “Semoga ilmu itu Berguna Untuk Orang Lain”.. 🙂

  7. nadiananda says:

    Hidup ane katanya berantakan om ditambah rambut ane,, tapi kalo udah baca artikel kok berubah jadi rapi yaaa.. Hehehe.. 😛

  8. Sangat menginspirasi sekali.. Menulislah Selagi Kita Masih Bisa Berkarya.. 🙂 Semangat..

  9. riemogerz says:

    senadainya saya berada disana,, hmm… terasa luar biasa mas 🙂

    Salam. @riemogerz

  10. Kisah terbaik kehidupan adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata.. 🙂

  11. Baca artikel ditambah ngemil Gorengan plus cabe nya.. Mantepp sangadh.. Jadi Semangat..!! 😛

  12. siscaamellya says:

    Hidup ane katanya berantakan om ditambah rambut ane,, tapi kalo udah baca artikel kok berubah jadi rapi yaaa.. Hehehe.. 😛

  13. Dian Ara says:

    Om Ivan, alhamdulillaah… Baru seminggu kemarin saya sadar soal adanya Creative Commons, kemudian dalam perjalanan mencari informasi, eh ketemu bantuan di sini.

    Nah, problemnya, ada beberapa hal yang masih membingungkan, tapi pencarian saya di situs Creative Commons, termasuk yang Om Ivan dan teman-teman terjemahkan ke bahasa Indonesia, kurang berhasil. Kalau boleh, saya minta saran di sini ya.

    1. Blog saya ditulis dalam bahasa Inggris. Pembacanya ternyata paling banyak berasal dari AS. Saya berada di bawah payung hukum mana nih? AS atau Indonesia? Lisensinya saat ini pakai yang AS, rasanya tidak mungkin pilih Indonesia karena bisa membingungkan pembaca.

    2. Soal foto saya paham. Saat ini saya secara bertahap mengganti foto-foto pendukung artikel dengan foto-foto dari Flickr yang berlisensi Creative Commons. Yang saya belum paham: Kalau memuat gambar sampul buku, poster film, dan screenshot dari videogame untuk mendukung artikel-artikel ulasan, haruskah saya meminta izin ke penerbitnya? 😐

    3. Soal video di YouTube terus terang paling membingungkan. Ada penggemar film atau anime yang mengunggah cuplikan adegan ke YouTube, lalu saya memuatnya di blog. Apakah ini pelanggaran Creative Commons? 😐

    Terima kasih, Om Ivan. ^.^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: