Idola

Idola dalam bahasa Indonesia bermakna sesuatu (orang, benda, dll.) yang dipuja-puja atau menjadi pujaan. Kata ini berasal dari bahasa Belanda idool (bhs. Inggris: idol) yang berhulu dari bahasa Yunani eidōlon (gambaran, citra) dan eidos (bentuk). Dalam penggunaan sehari-hari di masyarakat, istilah idola lebih banyak dikaitkan dengan seorang (atau sekelompok orang) yang dikagumi karena suatu hal. Orang yang memuja atau mengagumi suatu idola disebut pengagum atau penggemar. Sampai KBBI III, fans atau fan belum masuk ke dalam kosakata baku bahasa Indonesia meskipun banyak digunakan oleh media massa maupun masyarakat umum.

IMG00433-20100416-2030Sejak di bangku kuliah, saya mengidolakan Iwan Fals (IF) dengan lagu dan lagaknya yang menurut saya belagu tapi populis dan romantis. Sewaktu akhirnya berkesempatan untuk bertemu langsung dengan beliau pada hari Jumat (16 Apr 2010) kemarin, saya agak salah tingkah. Sosok Om Iwan (hihi, masih canggung memakai panggilan ini) sangat bersahaja dan sesuai dengan citra yang telah terbentuk di kepala saya selama ini.

Pengalaman bertemu IF ini membuat saya dapat memahami apa yang dirasakan Lilis saat pertama kali bertemu dengan Enda pada Minggu pagi, 18 Apr 2010. Peristiwa ini sempat memenuhi garis waktu Twitter saya meskipun tagar (tanda pagar, hashtag) #lilismeetenda yang digunakan kurang tepat secara gramatikal. Sangat mengharukan mengikuti perjuangan Lilis menempuh perjalanan dari Balai Riam, Sukamara ke Palangka Raya untuk bertemu dengan idolanya.

LilisEndaSumber: tweetphoto

Selamat, Lis. Enda memang pendiam. Harap maklum, ya.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

9 Responses to Idola

  1. basibanget says:

    wogh ternyata di-quote sama om ivam *bangga*

  2. priyadi says:

    wah, gua diquote juga *bangga juga*

  3. geblek says:

    go go ivan
    eh 🙂

  4. jarwadi says:

    nga fan sama IF, sama,

    hehe

  5. mantap,,, anda termasuk OI (Orang Indonesia)

  6. Wah mas enda jadi idola.. kalau saya.. ada ngak yah yang meng-idolai

  7. Ping-balik: Peta pikiran « nan tak (kalah) penting

  8. Berkisar says:

    aku jadi mulai terasa mengidolakan mas Ivan nech… xixixi

  9. permadi says:

    Ya, Bu Lilis kakaknya Bu Nining, dulu guru SMA saya di Balai Riam. . .saya juga udah baca di blognya Bu Lilis. . .thanks dah berbagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: