GLAM

Pada tanggal 6-7 Agustus 2009, Wikimedia Australia (WMAU) mengadakan konferensi GLAM-WIKI di Canberra, Australia yang bertujuan untuk merumuskan hal-hal yang bisa dilakukan bersama antara lembaga-lembaga GLAM di Australia dan Selandia Baru dengan gerakan Wikimedia. GLAM (singkatan bahasa Inggris dari galleries, libraries, archives, museums) adalah suatu sektor kebudayaan yang terbentuk dari empat jenis lembaga (galeri, perpustakaan, arsip, dan museum) yang memiliki kesamaan sebagai lembaga pengumpul (collection institution) sumber primer sesuai dengan lingkup kerjanya masing-masing. Meskipun mungkin panjang perjalanan untuk merintis suatu upaya yang sama dengan yang dilakukan oleh WMAU di Indonesia, tulisan ini mencoba merunut kelembagaan galeri, perpustakaan, arsip, dan museum (GPAM) nasional di Indonesia.

Galeri Nasional Indonesia adalah unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) yang bertugas melaksanakan pengumpulan, pendokumentasian, registrasi, penelitian, pemeliharaan, perawatan, pengamanan, penyajian, penyebarluasan informasi dan bimbingan edukatif terhadap karya seni rupa. Lembaga ini mengkoleksi karya seni rupa modern dan kontemporer, seperti lukisan, sketsa, grafis, patung, dan fotografi, seni instalasi, serta karya seni kriya dan seni etnik, seperti keramik, batik dan wayang. Saat ini Galeri Nasional Indonesia memiliki sekitar 1770 koleksi karya seniman Indonesia dan mancanegara. Lembaga ini berkantor di Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta 10110 (Telp. 021-34833954).

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas adalah suatu lembaga pemerintah non departemen (LPND) yang berfungsi melakukan tugas pemerintahan di bidang perpustakaan. Lembaga ini berkantor di Jl. Salemba Raya No. 28A, Jakarta 10002 (Telp. 021-68293700).

Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI adalah suatu LPND yang berfungsi melakukan tugas pemerintahan di bidang kearsipan. Lembaga ini berkantor di Jl. Ampera Raya No. 7, Jakarta 12560 (Telp. 021-7805851).

Museum Nasional Republik Indonesia dikenal juga sebagai Museum Gajah dan berlokasi di Jl. Medan Merdeka Barat No. 12, Jakarta 10110 (Telp. 021-3811551). Pengelolaan museum di Indonesia dilakukan oleh Direktorat Jendral Sejarah dan Purbakala, Depbudpar.

Penutup

Dari informasi tersebut, tampak bahwa sektor GLAM di Indonesia ditangani secara berbeda oleh pemerintah. Galeri dan museum berada di bawah Depbudpar sedangkan perpustakaan dan arsip merupakan lembaga sendiri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI.

Setahu saya, selain yang dikelola oleh pemerintah, ada juga galeri, perpustakaan, dan museum yang dikelola oleh swasta. Kalau lembaga arsip, ya tampaknya hanya ANRI itu saja yang ada.

Duh, bagaimana mulainya ya?

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

3 Responses to GLAM

  1. johnny64 says:

    wah aq dah jarang ke perpustakaan neh.jadi ga berefek juga deh.hehe…

    my_blog

  2. Aulia says:

    Mulai dengan kontak Amir Sidharta (@senirupa)? My mom would like to be involved in something like this.

  3. Mas Syafrudin says:

    Karena sekarang zaman otonomi, jangan lupa bahwa setiap pemda punya Perpustakaan Daerah, Museum Daerah, dan Badan Arsip Daerah.

    Yang saya tidak tahu Galeri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: