Rubrik Bahasa Majalah Tempo

Setiap kali Majalah Tempo terbit, rubrik yang paling pertama saya baca adalah Bahasa! Rubrik ini (hampir) selalu ada dalam setiap edisi Tempo dan memuat berbagai topik kebahasaan yang menarik untuk direnungkan. Untunglah, kini rubrik ini juga disediakan secara daring di situs Tempo Interaktif.

Sayangnya, karena masih dalam pembangunan, bagian arsip Majalah Tempo masih belum memiliki navigasi yang bagus untuk orang seperti saya yang secara khusus meminati suatu rubrik tertentu. Situs web majalah.tempointeraktif.com pun kadang tidak dapat diakses.

Karena merasa artikel-artikel rubrik Bahasa! sangat bermanfaat bagi peminat bahasa Indonesia, saya mencoba mengumpulkan tautan laman artikel-artikel tersebut. Untuk menanggulangi kemungkinan situs web Majalah Tempo tidak dapat diakses, saya pun telah membuat cermin (mirror) atau cadangan artikel-artikel tersebut di rubrikbahasa.wordpress.com.

Selama tahun 2009, ditemukan 51 artikel rubrik Bahasa! Hanya edisi 12 Oktober 2009 yang tidak berhasil ditemukan. Mungkin karena memang edisi tersebut tak memuat rubrik Bahasa! Berikut daftar artikel-artikel tersebut diurutkan dari yang terbaru:

  1. Haji dan Hajah Sebagai Panggilan atau Penanda. Asep Purnama Bahtiar. 28 Des 2009.
  2. Prosesi dan Upacara. Jajang C. Noer. 21 Des 2009.
  3. Lestari dan Berkelanjutan. Marco Kusumawijaya. 14 Des 2009.
  4. Nasionalisme Kini Giliran Bahasa. Joss Wibisono. 7 Des 2009.
  5. Berbahasa (Cara) Pusat Bahasa. Veven Sp. Wardhana. 30 Nov 2009.
  6. Hilangnya Kulonuwun. Susanto Pudjomartono. 23 Nov 2009.
  7. ’Bahasa Koran’. Setyadi Setyapranata. 16 Nov 2009.
  8. Belok Kanan Ditilang. Putu Setia. 9 Nov 2009.
  9. Belok Kiri Boleh Langsung. Qaris Tajudin. 2 Nov 2009.
  10. Ketika Sariak Menjadi Sarik. Rifwan Hendri. 26 Okt 2009.
  11. Pusat Bahasa dan Sultan. Agung Y. Achmad. 19 Okt 2009.
  12. Cinta dan Amor. Saidi A. Xinnalecky. 5 Okt 2009.
  13. Rendra, Merendra, Munir, Memunir. Eep Saefulloh Fatah. 28 Sep 2009.
  14. Menerjemahkan Jihad. Qaris Tajudin. 21 Sep 2009.
  15. SMS. Irfan Budiman. 14 Sep 2009.
  16. Organik dan Tak Organik. Lie Charlie. 7 Sep 2009.
  17. Metafor dalam Diplomasi. Saidi A. Xinnalecky. 31 Agu 2009.
  18. Paradoks. Eko Endarmoko. 24 Agu 2009.
  19. Bahasa dan Ruang Publik. Agung Y. Achmad. 17 Agu 2009.
  20. Pembaca Terakhir. Bambang Bujono. 10 Agu 2009.
  21. Lirik dari Keroncong ke Dangdut. Soenjono Dardjowidjojo. 3 Agu 2009.
  22. Politik Sapagodos. Eep Saefulloh Fatah. 27 Jul 2009.
  23. Bahasa, antara Mode dan Politik. Seno Gumira Ajidarma. 20 Jul 2009.
  24. Anggur dalam Piala Khayyam. Qaris Tajudin. 13 Jul 2009.
  25. Akademik Versus Jurnalistik. Agung Y. Achmad. 6 Jul 2009.
  26. Bahasa Sebagai Tolok Ukur Mentalitas Bangsa. Soenjono Dardjowidjojo. 29 Jun 2009.
  27. Ucapan Sang (Calon) Presiden. Agung Y. Achmad. 22 Jun 2009.
  28. Kata Serapan Arab Apakah Ejaan Mengikuti Pelafalan?. Nikolaos van Dam. 15 Jun 2009.
  29. Koalisi. Eep Saefulloh Fatah. 8 Jun 2009.
  30. Bahasa Jalan. Marco Kusumawijaya. 1 Jun 2009.
  31. Politik Dagang Ikan. Qaris Tajudin. 25 Mei 2009.
  32. Bahasa Malindo. Nasrullah Ali Fauzi. 18 Mei 2009.
  33. Tiduri Aku, Kau Kuhamilkan. Ariel Heryanto. 11 Mei 2009.
  34. Genit. Eko Endarmoko. 4 Mei 2009.
  35. Kebun Binatang. Irfan Budiman. 27 Apr 2009.
  36. Perempuan dan Wanita. Qaris Tajudin. 20 Apr 2009.
  37. Kehilangan Kata-kata. Marco Kusumawijaya. 13 Apr 2009.
  38. ’Akan’ Melawan ’Sudah’. Eep Saefulloh Fatah. 6 Apr 2009.
  39. Kamus Besar yang Agak Terlalu Sempurna. Nikolaos van Dam. 30 Mar 2009.
  40. Seputar Istilah Arsitektur. Akhmad Sekhu. 23 Mar 2009.
  41. Satu Baris. Yusi Avianto Pareanom. 16 Mar 2009.
  42. Bahasa Ibu. Maryanto. 9 Mar 2009.
  43. Perubahan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Warief Djajanto Basorie. 2 Mar 2009.
  44. Demokratisasi dan Politik Bahasa. Eep Saefulloh Fatah. 23 Feb 2009.
  45. Tentang Pada dan Kepada. Agung Y. Achmad. 16 Feb 2009.
  46. Mencari Habib Sejati. Ahmad Taufik. 9 Feb 2009.
  47. Dari Te Laat hingga Klaar. Ekky Imanjaya. 2 Feb 2009.
  48. Kesopanan Kemaluan. Qaris Tajudin. 26 Jan 2009.
  49. Bahasa AIDS. Warief Djajanto Basorie. 19 Jan 2009.
  50. Titik Dua. Eep Saefulloh Fatah. 12 Jan 2009.
  51. Ke Penjara Karena Bahasa. Afrizal Anoda. 5 Jan 2009.

Ada empat penulis yang tercatat paling banyak mengisi rubrik ini selama tahun 2009 kemarin, yaitu Eep Saefulloh Fatah (6 tulisan), Qaris Tajudin (6 tulisan), Agung Y. Achmad (5 tulisan), dan Marco Kusumawijaya (3 tulisan). Eko Endarmoko, Irfan Budiman, Nikolaos van Dam, Saidi A. Xinnalecky, Soenjono Dardjowidjojo, dan Warief Djajanto Basorie masing-masing menyumbangkan dua artikel.

Terima kasih telah memanjakan para pencinta bahasa, Tempo.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

17 Responses to Rubrik Bahasa Majalah Tempo

  1. pakerte says:

    Kok tidak ada artikel Uda Ivan di situ?

  2. jacobian says:

    emang rubrik bahasa tuh berisi tentang apa?saya ga baca tempo soalnya.hehe.. btw pas saya buka link nya kok ga keluar apa2 ya?

    my_blog

  3. dheche says:

    saya jg suka menyimak artikel2 ttg bahasa indonesia, sekalian bos rubrik yg ada di detik dimasukin.
    biar enak cukup dateng ke satu tempet aja 🙂
    good job

  4. andré says:

    Ini sangat berguna! Terima kasih.

  5. Sharindo says:

    Daftar rubrik artikel tentang Bahasa Indonesia sangat bermanfaat terutama bagi para penulis. Saya merasa dibantu dengan informasi ini. Kita sebagai Bangsa Indonesia perlu memahami dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Terima kasih.

  6. indonesiaHAI says:

    Wah, saya selama ini bacanya caping. Ternyata rubrik bahasa! Keren juga ya pak.. Kalo gitu saya coba baca, siapa tahu malah ketagihan.

  7. wah.. seru nih. saya baru tau kalo ada rubrik seperti itu

  8. seragamtpa says:

    seperti klipping, bagus

  9. Ivan Lanin says:

    Iya, memang tujuannya adalah untuk membuat kliping dari kepingan informasi tentang bahasa yang berserakan di berbagai media massa. Saya sudah mulai melanjutkan dengan Pikiran Rakyat dan KOMPAS sekarang di http://rubrikbahasa.wordpress.com.

  10. Sty Setyadi says:

    Mas Ivan,
    Ini sungguh ide dan kerja luar biasa.
    Anda pantas mendapat julukan “Pembina Bahasa Indonesia”.
    Saya sangat berterima kasih pd hasil jerih payah Anda terutama karya Anda membuat link dg rubrik Bahasa majalah Tempo yg web aslinya sendiri justru sulit diakses.

    Salam trimakasih,

    Setyadi
    PS: Kalau mungkin bisa diakseskan ke ruang Bahasa majalah Intisari.

    • Ivan Lanin says:

      Terima kasih, Pak Sty. Masih sedikit hal yang saya lakukan untuk bahasa Indonesia.

      Saya juga kepingin mengarsipkan artikel dari majalah Intisari. Masalahnya, situs majalahnya tidak menyediakan artikel mereka secara daring. Nanti akan saya coba kontak bagian redaksi mereka. Siapa tahu mereka bersedia untuk memberikan arsip mereka.

  11. Yanti says:

    Mas Ivan,

    Terima kasih sudah berbagi informasi ini.
    Sangat bermanfaat!

    Salam,
    Yanti

  12. harher says:

    Wah, si Akang ini memang jagonya menghimpun. Lanjutkan perjuangan! Terima kasih atas usahanya, saya dari dulu harus selalu mencari-cari sendiri tapi berkat usaha dirimu Kang…jadi lebih mudah. Trims juga atas “laporan”nya untuk mencari tautan asal tulisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: