Wikimania 2009: Hari Pertama

Hari pertama Wikimania 2009 Buenos Aires, Argentina dimulai dengan acara pembukaan yang diadakan di Teatro Alvear pada pukul 9:15 hingga 11:00 waktu setempat. Setelah acara pembukaan, konferensi dilanjutkan dengan lima jalur paralel di lima ruang berbeda di San Martin.

Sangat sulit untuk memutuskan sesi mana yang perlu diikuti pada konferensi ini. Akhirnya, berturut-turut sesi yang saya ikuti adalah:

  1. The structure of social collaboration on Wikipedia
  2. Keeping Wikimedia Chapter abreast with Local Free Culture counterparts
  3. Moving towards national OER strategies
  4. What can Wikimedia learn from the Red Cross and other large volunteer-drive organizations?
  5. Improving collaboration

Di luar ke lima sesi konferensi di atas, saya sempat juga sedikit mengikuti dua sesi lain – yang belum berakhir sewaktu salah satu sesi di atas selesai – yaitu The Pikiwiki project as an example of enhancing outreach (antara sesi 1 dan 2) serta Can Wikimedia become a 300 million people movement in 2020? (antara sesi 3 dan 4).

Berikut ringkasan dari sesi-sesi yang saya ikuti. Pembahasan detail belum bisa saya berikan di sini karena keterbatasan waktu. Masih banyak acara lain menunggu 🙂

Richard Stallman tentang Wikipedia

Acara pembukaan dilaksanakan di Teatro Alvear, sekitar 5 menit jalan kaki dari Centro Cultural General San Martin, lokasi utama konferensi. Acara dipandu oleh Patricio Lorente (Presiden Wikimania Argentina) dan menampilkan perwakilan dari Terra (perusahaan telko setempat, salah satu sponsor utama Wikimania), Jimmy Wales (pendiri Wikipedia), Walikota Buenos Aires (saya lupa namanya), serta Richard Stallman (pendiri FSF, Free Software Foundation) sebagai pembicara utama acara pembukaan.

Stallman bertutur mengenai mengapa kebebasan perangkat lunak sangat diperlukan. Menurutnya, ada empat kebebasan yang diperlukan, yaitu 1) untuk menjalankan, 2) untuk mempelajari, 3) untuk menolong orang lain, dan 4) untuk berkontribusi.

Dari konsep perangkat lunak bebas, ia selanjutnya memperluas cakupan perlunya kebebasan pada karya (dia lebih suka istilah “works” daripada “content“), terutama manual perangkat lunak dan karya kerja praktis (practical job) lain. Tapi menurutnya, kebebasan tidak terlalu diperlu untuk jenis karya lain seperti esei opini dan karya ilmiah. Untuk karya-karya ini, cukup ada kebebasan minimal untuk berbagi dengan orang lain.

Selanjutnya ia menyoroti masalah sudut pandang netral di Wikipedia yang sebenarnya adalah masalah-masalah yang umum diketahui oleh kontributor Wikipedia seperti penamaan artikel, pengutipan sumber berita alternatif, dll.

Struktur kolaborasi di Wikipedia

Sesi ini menjabarkan hasil penelitian tentang derajat keteraturan komunitas Wikipedia bahasa Inggris dan dibawakan oleh Sorin Adam Matei, David Braun, serta Horia Petrache. Saya agak terlambat mengikutinya karena salah lihat jam dan terlalu asik ngobrol di lobi dengan Kim Bruning dan Brion Vibber.

Pikiwiki Wikimedia Israel

Sesi yang dibawakan oleh Dror Kamir ini menerangkan tentang proyek Pikiwiki, upaya pengumpulan gambar atau foto oleh Wikimedia Israel dari berbagai sumber untuk dilisensikan dengan lisensi terbuka. Saya sempat mengikuti sesi ini sekitar 15 menit sebelum mengikuti sesi berikut di ruang yang sama.

Kolaborasi Perkumpulan Wikimedia dengan organisasi lokal

Sesi ini adalah diskusi panel pengalaman berbagai Perkumpulan Wikimedia lokal dalam menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi lokal lainnya, khususnya yang terkait dengan gerakan sumber terbuka. Jeremy Yu (WMHK), Dror Kamir (WMIS), Mathias Schindler (WMDE), Liam Wyatt (WMAU), and Sebastian Moleski (WMDE).

Pertemuan Perkumpulan Lokal

Sesi pada waktu makan siang ini dihadiri oleh semua perwakilan Wikimedia yang hadir di Wikimania, plus Michael Snow dan Eugene Eric Kim. Seperti biasa, obrolannya agak kurang jelas ujungnya. Tapi tampaknya semua orang senang karena sempat mengungkapkan isi hati masing-masing.

Ada tiga perwakilan dari India yang hadir dengan logatnya yang khas untuk membicarakan niat mereka membentuk Wikimedia India.

Sumber pendidikan terbuka

Sesi ini menjelaskan tentang upaya Open Society Institute (diwakili Melissa R. Hagemann) dan Kennisnet Foundation Belanda (Jan-Bart de Vreede) untuk menerapkan OER (open education resources, sumber pendidikan terbuka) di berbagai negara. Konsep ini adalah pengembangan lebih lanjut dari BSE Diknas. Tampaknya sangat menarik untuk diterapkan di Indonesia.

Menuju 300 juta kontributor pada 2020

Dibawakan oleh Eric Moeller, menyentuh isu flagged revisions yang tampaknya akan segera diterapkan di seluruh Wikipedia. Sesi ini saya ikuti hanya sebentar sembari menunggu sesi berikutnya dari Jennifer Giggs.

Pembelajaran dari organisasi berbasis sukarelawan lain

Sesi ini dibawakan oleh Jennifer Giggs, Project Manager WMF. Menurutnya, ada empat tahap yang dilewati suatu organisasi berbasis komunitas, yaitu 1) pembentukan, 2) badai (storming), 3) pengaturan (norming), dan 4) unjuk kerja (performing).

Menurut Jennifer, ada tiga hal yang bisa dipelajari dari organisasi seperti Red Cross, yaitu 1) pembentukan identitas (identity branding), 2) pengembangan kepemimpinan (leaderhip development), and 3) jalur karier (career path).

Meningkatkan kolaborasi

Dibawakan oleh Florence Devoard, sesi ini membahas mengenai ciri-ciri suatu komunitas dengan kolaborasi yang baik, masalah-masalah dalam kolaborasi, pilihan dalam mengatasi masalah kolaborasi tersebut, serta tahapan yang bisa dilakukan dalam kolaborasi.

Di luar konferensi

Di luar acara konferensi, saya sempat bertemu dan berbincang dengan

  1. Sue Gardner (AS), CEO Wikimedia.
  2. Brion Vibber (AS), CTO Wikimedia.
  3. Thomas & Alex (Brasil), anggota cikal bakal Wikimedia Brasil.
  4. Kim Bruning (Belanda)
  5. Juan David Ruiz (Wikia)
  6. Angela Beesley (Wikimedia Australia)
  7. Sebastian Moleski (Wikimedia Jerman)
  8. Gerard Meijssen (Belanda)
  9. Ævar Arnfjörð Bjarmason, pengembang MediaWiki yang sedang menggarap proyek penerapan OpenStreetMap ke MediaWiki.

Penutup

Acara berjalan dengan baik dan sangat tepat waktu pada setiap sesinya, agak berbeda dengan seminar atau konferensi di Indonesia yang kadang molor 5 sampai 15 menit. Yang agak menodai kesuksesan acara adalah hilangnya tiga tas peserta di dalam ruang konferensi.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan, pencinta bahasa Indonesia, dan pendukung Creative Commons.

8 Responses to Wikimania 2009: Hari Pertama

  1. uraian yang luar biasa…. kritis dan membangun trim’s

  2. Fadli Idris says:

    Saya sangat tertarik dengan OER (open education resources, sumber pendidikan terbuka) dan BSE Indonesia. Tapi sayang diartikel ini sedikit sekali pembahasan nya, nulis lagi dong Bang Ivan khusus tentang OER. hehehe

    • Ivan Lanin says:

      Iya betul. Bagi saya, OER adalah topik paling menarik dari seluruh rangkaian Wikimania kali ini. Nanti akan dibahas lebih lanjut ya, termasuk hasil korespondensi dengan OSI (Open Society Institute)

  3. mjumani says:

    Baru sehari bergabung di sini, masih bingung harus ngapain dan ini komunitas apa ! mohon bimbingannya, salam kenal !

  4. someone says:

    Richard Stallman (pendiri OSF, Open Source Foundation)

    harusnya Richard Stallman (pendiri FSF, Free Software Foundation)

  5. za says:

    Setelah bertemu Mas Ivan, saya mencari tulisan Mas Ivan soal Wikimania ini 🙂

  6. Ping-balik: Die Tränen meiner Mutter | Zaki Akhmad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: