Mengapa laki-laki sering lupa hal sepele?

Sering saya diprotes oleh istri saya karena melalaikan banyak hal (yang saya anggap) sepele seperti menutup pintu, membereskan barang setelah dipakai, dll. Sebenarnya kelalaian itu tidak dengan sengaja dilakukan, melainkan memang benar lupa. Walaupun memang agak aneh karena lupanya terlalu sering.

Saya perhatikan secara umum, meskipun tidak semua, perempuan lebih detil dan tertib dibandingkan laki-laki. Laki-laki cenderung tidak terlalu suka dengan detil dan rutinitas. Perempuan di sisi lain, cenderung lebih detil dan cocok dengan aktivitas yang rutin.

Teori saya, hal ini terjadi karena perempuan memiliki siklus menstruasi. Adanya siklus biologis ini membuat perempuan terbiasa dengan keteraturan dan tidak lupa dengan hal-hal yang dianggap sepele oleh laki-laki. Teori ini memang harus diuji dengan beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apakah laki-laki yang suka keteraturan juga mendapat haid?
  2. Apakah perempuan yang haidnya tak teratur juga akan lupa hal-hal sepele?

Peringatan: Ini mungkin teori kontroversial dan tidak usah ditanggapi terlalu serius. Anggap saja sebagai suatu curhat orang insomia.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

13 Responses to Mengapa laki-laki sering lupa hal sepele?

  1. Shade says:

    Mungkin itu sudah ada di gen para lelaki sejak jaman purbakala, Pak.
    Para lelaki yang bertugas mencari makan, terbiasa untuk memfokuskan seluruh inderanya ke satu titik saja, yaitu hewan buruannya. (Tanpa sengaja) mengabaikan hal-hal kecil lainnya 🙂 Gen itu mungkin masih kita warisi sampai sekarang, di jaman modern ini.
    Sekedar teori dari sebuah buku yang pernah saya baca.

  2. BARRY says:

    ..ah tadi mau menulis komentar apa ya kok jadi lupa 🙂

    **berarti hanya hal sepele.

  3. Ronsen says:

    Betul nih, 2 hal yg sering gua lupa dimana letak dompet dan kunci. Apalagi kalo letaknya tiba-tiba pindah seisi rumah bakal gua obrak-abrik tuh.

  4. Rani says:

    masa ada kecenderungan itu? kalo gue kebalikan. suami lebih detail daripada gue, sedangkan gue sangat disorganized. Utk mengkompensasi hal itu, gue jadi bergantung dengan gadget utk mencatat banyak hal supaya bisa ingat yang detil2.

  5. Andika says:

    Tulisan yang sangat pas karena kenyataannya aku demikian juga. Mungkin sudah bawaan dari lahir ya, soalnya saya bilang sama isteri, saya lebih baik bayar orang daripada mengerjakan hal remeh temeh yang susah saya ingat 😛

  6. Treante says:

    wah cocok nih ma saia juga 🙂
    entah kenapa untuk hal yang sepele otak ini gak mau dijak kompromi!!
    padahal baru juga hal itu diingatkan, eh belum ada 2 menit udah lupa 🙂

    *apa ini udah akut kali ya??*

  7. huda says:

    Klo menurutku sih karena laki-laki lebih memperhatikan hal-hal detil lain, terutama yang memuaskan hasrat, keingintahuan, atau bagi dia merupakan tantangan. Sehingga hal-hal yg lain sering tidak diperhatikan detilnya.

    Perhatian cowok biasanya terfokus pada suatu hal sempit, namun bisa sangat dalam. Perhatian cewek lebih luas, sensitif, namun secara umum gak suka hal-hal yang terlalu kompleks dan teknis.

  8. dp says:

    Yang betul detil atau detail mas? 😛

  9. Ivan Lanin says:

    @dp: Selama ini saya dengan ‘pede’-nya menganggap yang benar itu “detil”, sesuai dengan kecenderungan umum penyingkatan fonem bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Ternyata menurut KBBI daring, yang benar adalah “detail”. Terima kasih atas ‘sentilan’-nya 😀

  10. Ping-balik: Detail atau detil? « nan tak (kalah) penting

  11. Esti says:

    pantes.. saya sering kesel sendiri sama kelakuan suamiku yg sering mengabaikan hal-hal sepele yg sebetulnya buat para istri cukup mengganggu, kadang gemes sendiri ya, tapi rupanya memang tipikal laki2 seperti itu… hh.. (eca deh .. ) mungkin juga para istri/wanita mesti belajar berpikir simple spt laki2.. tapi.. apa bisa ya?? .. hmmmmhh ….

  12. prabowoeko says:

    Ah, ngga juga gan. Cewek juga sering lupa hal sepele, itu semua tergantung orangnya kok.

  13. Athirah binti Mustadjab says:

    “Insomia”-nya tampak terlewat dalam pengeditan, Mas. Mungkin yang dimaksud adalah “insomnia” ya.

    KBBI:

    Tidak ditemukan pencarian kata “insomia”

    in·som·nia n Dok keadaan tidak dapat tidur krn gangguan jiwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: