mashup

Mashup dalam konteks web adalah suatu situs atau aplikasi web yang menggabungkan isi dari beberapa sumber menjadi suatu representasi informasi baru yang unik. Istilah ini diserap dari istilah pada musik hip-hop yang merujuk pada suatu lagu yang terbentuk dari gabungan potongan-potongan lagu lainnya.

Isi pada suatu mashup dapat berasal dari antarmuka pemrograman aplikasi, umpan web (RSS dan Atom), layanan web (web service), dan pengguntingan layar (screen scraping). Semakin banyaknya situs web yang menyediakan antarmuka publik serta perkembangan teknologi web 2.0 membuat mashup semakin populer baik bagi pengembang maupun pengguna web.

Contoh populer penyedia mashup misalnya adalah situs-situs penyedia halaman utama (start page) terpersonalisasi seperti MyYahoo!, iGoogle, Netvibes, dan Pageflakes yang menampilkan berbagai isi dari layanan atau situs web lain dalam satu situs. Contoh lain yang juga sebenarnya dapat dikategorikan sebagai mashup misalnya adalah situs yang menggunakan Google Maps (misalnya Wikimapia) untuk memberikan bentuk layanan lain bagi penggunanya.

Bagi pengguna web, adanya layanan jenis ini sangat memudahkan karena mereka tidak perlu mengarahkan penjelajah webnya ke berbagai situs untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Bagi pengembang atau pebisnis, model mashup mempermudah proses penelitian dan pengembangan dan dapat merangsang berbagai ide layanan dan bisnis kreatif tanpa perlu terlalu banyak fokus pada pembuatan teknologinya. Bagi penyedia informasi, mashup dapat menjadi sarana promosi serta, tentunya, sumber pemasukan baru hanya dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah ada.

Di luar hal-hal tersebut, ada beberapa tantangan yang harus dipikirkan dari mashup. Pertama adalah masalah hukum: Tidak semua penyedia informasi mengizinkan informasinya digunakan untuk keperluan komersial atau tanpa izin. Kedua adalah masalah niche: Semakin mudahnya orang menggunakan sumber daya informasi membuat pebisnis atau pengembang harus selektif dan kreatif dalam memilih ceruk baru layanan yang belum ada. Dan ketiga adalah masalah terjemahan: Apa ya terjemahan bahasa Indonesia yang enak untuk mashup? Komposit? Buburan? Gabungan?

Waduh, memang sulit jadi Wikipediawan bahasa Indonesia 🙂

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia

One Response to mashup

  1. huda says:

    Dulu saya pengguna iGoogle. Tapi karena intensitas saya online selalu tertinggal dengan arus informasi yang membanjiri ‘meja kerja’ saya di iGoogle, saya tinggalkan.

    Paling fitur news reader di Google yang masih saya pakai (google.com/reader). Kebanyakan feed dari blog teman2 yang saya pakai. Selebihnya paling2 feed dari jurnal2 kedokteran serta feed tentang desain web dan pernak-perniknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: