yang seharusnya diajarkan di sekolah

Ada catatan menarik dari blog Guy Kawasaki yang baru saya temukan. Judul tulisannya adalah “Ten Things to Learn This School Year” dan memuat apa yang diharapkannya dipelajari di sekolah dulu dan berbeda dengan dunia nyata (kerja). Anehnya, kalau dihitung-hitung, jumlahnya tidak sepuluh lho 🙂

  1. Berbicara dengan atasan. Di sekolah, Anda bicara dengan dosen (atasan) pada jam kerja dan bertukar pikiran untuk mencari pemecahan bersama. Di dunia kerja, Anda bicara dengan atasan secara ringkas dan Anda harus memberikan solusi, bukan pertanyaan.
  2. Mengadakan rapat. Tujuan utama rapat bisnis adalah untuk membuat keputusan. Lima butir penting yang harus diperhatikan: (1) Mulai tepat waktu bahkan jika belum semua orang hadir karena lain kali mereka akan hadir tepat waktu; (2) Undang sesedikit mungkin peserta; (3) Tentukan agenda persis rapat; (4) Akhiri sesuai waktu hingga semua orang fokus dengan pembahasan; (5) Kirimkan email konfirmasi putusan rapat kepada semua partisipan.
  3. Mencari jawaban sendiri. Gunakan semua sumber daya dan paksa diri Anda untuk mencari hampir semua jawaban sendiri. Di dunia kerja tak ada jam kantor, tak ada asistensi, dan tak ada kelompok belajar. Biasakan untuk belajar sendiri.
  4. Bernegosiasi. Langkah-langkah negosiasi meliputi: (1) Persiapkan fakta-fakta; (2) Tentukan kemauan Anda; (3) Tentukan apa yang tak Anda pedulikan; (4) Tentukan apa yang diinginkan pihak lain; (5) Susun suatu hasil yang menguntungkan semua pihak.
  5. Melakukan pembicaraan. Umumnya, jika Anda lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara, Anda (ironisnya) akan dianggap sebagai teman bicara yang tidak hanya baik, tapi juga cerdas.
  6. Menjelaskan sesuatu dalam 30 detik. Penjelasan 30 detik Anda harus cukup menerangkan subjek pembahasan Anda dan dapat menarik perhatian.
  7. Membuat laporan satu halaman. Laporan terbaik adalah laporan satu halaman atau kurang dari itu. Sayangnya, di sekolah biasanya justru ada batasan minimum yang harus dipenuhi.
  8. Membuat email lima kalimat. Panjang optimal email adalah lima kalimat. Anda hanya perlu menerangkan siapa Anda, apa yang Anda inginkan, mengapa Anda harus mendapatkannya, dan kapan Anda harus memperolehnya.
  9. Hubungan dengan rekan kerja. Berbeda dengan sekolah yang mengutamakan pencapaian individual, dalam dunia kerja semakin tinggi posisi dalam suatu organisasi, pencapaian individu semakin tidak diperlukan. Kemampuan bekerja dengan orang lain dan berbagi kredit atau pujian adalah hal yang harus diutamakan.
  10. Menggunakan PowerPoint. Batasi diri Anda dalam 10 lembar, 20 menit, dan huruf yang besarnya 30 poin.
  11. Meninggalkan pesan suara. Model terbaik adalah anjuran email lima kalimat di atas dengan panjang pesan optimal 15 detik. Jelaskan nomor telepon Anda perlahan di awal dan di akhir pesan dan jangan gantung pesan, berikan kepastian.

Beberapa “nasihatnya” masih cukup tepat di kondisi Indonesia, walaupun ada beberapa yang tergantung pada lingkungan kantor Anda.

Iklan

Perihal Ivan Lanin
Wikipediawan, pencinta bahasa Indonesia, dan pendukung Creative Commons.

3 Responses to yang seharusnya diajarkan di sekolah

  1. bumisegoro says:

    sangat menarik. tx

  2. purmana says:

    Bang, kalo semua orang cuma diajarin hal2 itu maka dunia saya jamin gak akan maju-maju…!!

    Soalnya kesemua itu tak ada yang mendidik kita agar mencintai science, saya khawatir kalo terus seperti ini maka jumlah ilmuwan berkualitas akan berkurang…

  3. Ivan Lanin says:

    Hehehe, ya jangan baca judulnya secara sempit dong 🙂 Itu hal-hal *di luar* yang pokok diajarkan di sekolah, yaitu ilmu. Pembahasannya adalah mengenai hal-hal pragmatik di dunia kerja, Mas 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: