mashup
23 Juli 2007 1 Komentar
Mashup dalam konteks web adalah suatu situs atau aplikasi web yang menggabungkan isi dari beberapa sumber menjadi suatu representasi informasi baru yang unik. Istilah ini diserap dari istilah pada musik hip-hop yang merujuk pada suatu lagu yang terbentuk dari gabungan potongan-potongan lagu lainnya.
Isi pada suatu mashup dapat berasal dari antarmuka pemrograman aplikasi, umpan web (RSS dan Atom), layanan web (web service), dan pengguntingan layar (screen scraping). Semakin banyaknya situs web yang menyediakan antarmuka publik serta perkembangan teknologi web 2.0 membuat mashup semakin populer baik bagi pengembang maupun pengguna web.
Contoh populer penyedia mashup misalnya adalah situs-situs penyedia halaman utama (start page) terpersonalisasi seperti MyYahoo!, iGoogle, Netvibes, dan Pageflakes yang menampilkan berbagai isi dari layanan atau situs web lain dalam satu situs. Contoh lain yang juga sebenarnya dapat dikategorikan sebagai mashup misalnya adalah situs yang menggunakan Google Maps (misalnya Wikimapia) untuk memberikan bentuk layanan lain bagi penggunanya.
Bagi pengguna web, adanya layanan jenis ini sangat memudahkan karena mereka tidak perlu mengarahkan penjelajah webnya ke berbagai situs untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Bagi pengembang atau pebisnis, model mashup mempermudah proses penelitian dan pengembangan dan dapat merangsang berbagai ide layanan dan bisnis kreatif tanpa perlu terlalu banyak fokus pada pembuatan teknologinya. Bagi penyedia informasi, mashup dapat menjadi sarana promosi serta, tentunya, sumber pemasukan baru hanya dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah ada.
Di luar hal-hal tersebut, ada beberapa tantangan yang harus dipikirkan dari mashup. Pertama adalah masalah hukum: Tidak semua penyedia informasi mengizinkan informasinya digunakan untuk keperluan komersial atau tanpa izin. Kedua adalah masalah niche: Semakin mudahnya orang menggunakan sumber daya informasi membuat pebisnis atau pengembang harus selektif dan kreatif dalam memilih ceruk baru layanan yang belum ada. Dan ketiga adalah masalah terjemahan: Apa ya terjemahan bahasa Indonesia yang enak untuk mashup? Komposit? Buburan? Gabungan?
Waduh, memang sulit jadi Wikipediawan bahasa Indonesia



Setelah tiga hari mencoba menggunakan 

Komentar