Spasi
5 September 2012 10 Komentar
Salah satu hal kecil yang sering mengganggu saya sewaktu memeriksa tulisan-tulisan pada situs iKnow adalah aturan penggunaan spasi sebelum dan setelah tanda baca. Pedoman EYD memang tidak secara jelas menyebutkan aturan ini, tetapi contoh-contoh di dalam pedoman ini memberikan gambaran tentang hal tersebut.
Tanda baca yang paling sering kita pakai–tanda titik, koma, tanya, dan seru–tidak diberi spasi sebelum tanda baca tersebut, tetapi diberi spasi setelahnya. Tanda hubung, pisah, dan garis miring tidak diberi spasi baik sebelum maupun setelah tanda baca tersebut. Tanda baca pengapit (tanda petik dan tanda kurung) diberi spasi untuk memisahkannya dengan bagian lain dari kalimat, tetapi tidak diberi spasi untuk memisahkannya dengan bagian yang diapit.
Tabel berikut memberikan ringkasan aturan ini.
| Tanda baca | Spasi sebelum | Spasi setelah | Catatan |
|---|---|---|---|
| Tanda titik, koma, titik koma, titik dua, tanya, seru | Tidak | Ya | Tanda titik atau koma yang digunakan untuk memisahkan bagian angka (bilangan atau waktu) tidak diberi spasi setelahnya, misalnya Rp12.345,67 dan pukul 12.30. Tanda titik yang digunakan untuk memisahkan unsur-unsur singkatan tidak diberi spasi setelahnya, tapi diberi spasi setelah tanda titik pada unsur singkatan terakhir, misalnya A.H. Nasution, S.H. Tanda titik dua kadang diberi spasi sebelumnya untuk meratakan kolom. |
| Tanda hubung, pisah, garis miring | Tidak | Tidak | Untuk memperjelas pemisahan, tanda hubung dan tanda pisah dapat diberi spasi sebelum dan setelahnya. |
| Tanda petik dan kurung | Ya | Ya | Spasi sebelum tanda pembuka dan setelah tanda penutup. Bagian yang diapit tidak dipisahkan dengan spasi dengan tanda pengapitnya. Contoh: “Kalimat”, SIM (surat izin mengemudi). |
| Tanda elipsis | Ya | Ya | Tanda elipsis yang berada di akhir kalimat ditambahkan satu titik tanpa spasi di antara kedua tanda tersebut. |
| Tanda apostrof | Ya | Tidak |
Cara penulisan yang kurang sesuai dengan pedoman ini yang sering ditemukan antara lain:
- Spasi sebelum tanda tanya
- Spasi sebelum dan setelah garis miring
- Spasi antara tanda kurung dengan bagian yang diapit
Spasi memang hanya sekadar ruang kosong pada tulisan. Namun, ruang kosong ini kerap sangat berperan dalam meningkatkan keterbacaan suatu tulisan.
Sumber ilustrasi: Blabbermouth


Reblogged this on richoz. me..
tanda elipsis itu yg spt apa ya? saya baru dengar. kalau boleh, bisa diberikan contohnya juga?
http://id.wikisource.org/wiki/EYD#I._Tanda_Elipsis_.28….29 contohnya ada di situ
Reblogged on my blog
URL (alamat website) yang ditulsikan pada kotak komentar blog atau email, terkadang harus diberi spasi sebelum titik yang mengakhiri kalimat, agar titik tidak dianggap bagian dari URL.
Contoh: http://ahmad.wikiapbn.org .
Ping-balik: Spasi | APB iKnow
Spasi BUKAN sekadar ruang kosong pada tulisan. Mungkin seperti angka nol. Bila berdiri sendiri memang tidak memiliki nilai, tetapi bila bilangan 1.000.000 dihapus satu nolnya … nilainya akan merosot secara drastis. Mungkin semacam itulah makna spasi.
Keluar dari topik, bagaimana cara penulisan lambang Rp yang baku? Apakah dengan titik setelahnya (Rp.) atau tidak (Rp)?
Bagaimana pula cara penulisan gelar? Apakah S.H. (ada titik setelah huruf S) atau SH. (tanpa titik setelah huruf S)?
Reblogged this on Jurnal Simbangando.
Reblogged this on ibukomandan's extra storage.
Aranolein: Terima kasih sudah membantu menjelaskan tentang tanda elipsis.
Ahmad: Betul, Mas. Saya pun mengalami kesulitan yang sama saat menangani URL pada akhir kalimat. Solusi lain adalah meletakkan URL tersebut pada baris baru.
Bang Dje: Terima kasih atas masukannya. Saya salah. Menurut Pedoman EYD, lambang rupiah dituliskan tanpa titik dan tanpa spasi setelahnya. Pedoman yang sama memberikan contoh “S.H.” untuk gelar.