Narablog
16 Juni 2009 26 Komentar
Sang mantan Presiden, entah tercolek apa, tiba-tiba berkicau tentang suatu neologisme baru yang terinspirasi oleh narasumber dan membuat saya takjub: narablog. Hebat! Setelah sekian lama istilah blogger sulit dicari padanan bahasa Indonesianya, tampaknya ini merupakan satu alternatif istilah yang baik dan terkesan cukup Indonesia.
Istilah blog sendiri – yang merupakan singkatan dari web log – tampaknya bisa diserap langsung ke bahasa Indonesia karena kata web dan log yang maknanya sesuai atau mirip dengan makna aslinya sudah ada dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Edisi IV. Atau, jika mau taat asas dengan kaidah DM (diterangkan-menerangkan), mungkin bisa menjadi log web, sepola dengan pembentukan gabungan kata log perjalanan.
na·ra n orang
web /wéb/ n sistem untuk mengakses, memanipulasi, dan mengunduh dokumen hipertaut yg terdapat dl komputer yg dihubungkan melalui internet; jejaring; jaringan
4log Komp 1 v mencatat; 2 n daftar; catatan
Maka, usulan tambahan entri untuk Pusat Bahasa pada KBBI Edisi V (jika tidak sempat pada Edisi IV Revisi yang kabarnya akan terbit Juli 2009 ini) adalah:
blog n situs web yg berisi entri tulisan berupa komentar, deskripsi acara, atau bahan-bahan lain spt gambar atau video yg biasanya ditampilkan berurut dng entri terbaru ditampilkan lebih dulu
na·ra·blog n orang yg membuat atau memelihara blog
log·web → blog
Entri yang terakhir tentunya merupakan sublema dari lema log.
Ayo kita teruskan upaya kreatif mencari padanan istilah asli Indonesia. Pertama memang janggal, tapi toh lama-lama terbiasa. Kalau tidak mulai berani mencipta istilah baru, lama majunya bahasa kita.
Jadi, Nda dan Ndoro, Pesta Narablog 2009? Lanjutkan!
Perkembangan #1: nara telah dimanfaatkan untuk membentuk beberapa lema baru lain, yaitu naraprogram (sinonim pemrogram, padanan kata programmer, oleh Om Jay) dan narakontak (terjemahan dari contact person, oleh Mas Sugeng dari milis Bahtera). Narakicau sebagai padanan twitterer, tampaknya belum mendapat dukungan luas.


Pak Ivan ini memang kampiun dalam Kateglo.
Memang seorang naraprogram yang brilian.
wah, mesti cepet daptarin pestanarablog.com
Wah, dapat istilah baru nie…
mantan presiden narablog?
Lumayan, meski agak terlalu panjang untuk narablog
apakah maknannya sama dengan “blogger” mas
narakicau?
narapan pagi dulu ah..
*kabur..
naratwit, narafb, naraplurk
aduh.. koq saya jadi bingung ya?
kalau bukan kita yang menciptakan dan mempopulerkan kosa kata baru, lalu siapa? ayo kita sundul ivan
Ntar tak masukin ke terjemahan WP, eh.. ada string blogger gak ya di sana? Kyknya sih adam*garuk-garuk*
Gak jadi deh.. ternyata string blogger di sana semua merujuk ke merk (Blogger.com)
LANJUTKAN!
*loh, kok ketularan jadi huruf besar semua ya?*
sesuai dengan bidang gue nih, van… jadi designer = nararancang? fotografer = naragambar? hehehehe
Setuju sama ndoro kakung, sundul terus gan
Logonya Pesta Blogger ganti!
Ping-balik: Narablog, Padanan Kata Blogger dalam Bahasa Indonesia « Yasir Alkaf
Ping-balik: Perangkat Produktivitas untuk Narablog | Pat van Diest
Ping-balik: Istilah-Istilah Blogging Dalam Bahasa Indonesia
Ping-balik: Bagaimana mulai menulis Wikipedia? « nan tak (kalah) penting
Ping-balik: Bagaimana mulai menulis Wikipedia? « Mauritsalbert's Blog
toh yang punya fb blm punya nara, padahal umatnya banyak
kata sambung -wan / -wati yang digunakan selama ini apa tidak lagi di pakai, dan kata sambung pe- (designer -perancang, dll).
benar benar (hampir) sempurna, uraiannya
Ping-balik: Umpan web « nan tak (kalah) penting
Gk jowo blas aku …