Sang mantan Presiden, entah tercolek apa, tiba-tiba berkicau tentang suatu neologisme baru yang terinspirasi oleh narasumber dan membuat saya takjub: narablog. Hebat! Setelah sekian lama istilah blogger sulit dicari padanan bahasa Indonesianya, tampaknya ini merupakan satu alternatif istilah yang baik dan terkesan cukup Indonesia.
Istilah blog sendiri – yang merupakan singkatan dari web log – tampaknya bisa diserap langsung ke bahasa Indonesia karena kata web dan log yang maknanya sesuai atau mirip dengan makna aslinya sudah ada dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Edisi IV. Atau, jika mau taat asas dengan kaidah DM (diterangkan-menerangkan), mungkin bisa menjadi log web, sepola dengan pembentukan gabungan kata log perjalanan.
na·ra n orang
web /wéb/ n sistem untuk mengakses, memanipulasi, dan mengunduh dokumen hipertaut yg terdapat dl komputer yg dihubungkan melalui internet; jejaring; jaringan
4log Komp 1 v mencatat; 2 n daftar; catatan
Maka, usulan tambahan entri untuk Pusat Bahasa pada KBBI Edisi V (jika tidak sempat pada Edisi IV Revisi yang kabarnya akan terbit Juli 2009 ini) adalah:
blog n situs web yg berisi entri tulisan berupa komentar, deskripsi acara, atau bahan-bahan lain spt gambar atau video yg biasanya ditampilkan berurut dng entri terbaru ditampilkan lebih dulu
na·ra·blog n orang yg membuat atau memelihara blog
log·web → blog
Entri yang terakhir tentunya merupakan sublema dari lema log.
Ayo kita teruskan upaya kreatif mencari padanan istilah asli Indonesia. Pertama memang janggal, tapi toh lama-lama terbiasa. Kalau tidak mulai berani mencipta istilah baru, lama majunya bahasa kita.
Jadi, Nda dan Ndoro, Pesta Narablog 2009? Lanjutkan!
Perkembangan #1: nara telah dimanfaatkan untuk membentuk beberapa lema baru lain, yaitu naraprogram (sinonim pemrogram, padanan kata programmer, oleh Om Jay) dan narakontak (terjemahan dari contact person, oleh Mas Sugeng dari milis Bahtera). Narakicau sebagai padanan twitterer, tampaknya belum mendapat dukungan luas.
16 Juni 2009 pukul 17:58 |
Pak Ivan ini memang kampiun dalam Kateglo.
Memang seorang naraprogram yang brilian.
16 Juni 2009 pukul 19:30 |
wah, mesti cepet daptarin pestanarablog.com
16 Juni 2009 pukul 19:41 |
Wah, dapat istilah baru nie…
16 Juni 2009 pukul 19:41 |
mantan presiden narablog?
17 Juni 2009 pukul 01:03 |
Lumayan, meski agak terlalu panjang untuk narablog
17 Juni 2009 pukul 06:01 |
apakah maknannya sama dengan “blogger” mas
17 Juni 2009 pukul 09:59 |
narakicau?
narapan pagi dulu ah..
*kabur..
17 Juni 2009 pukul 13:51 |
naratwit, narafb, naraplurk
17 Juni 2009 pukul 14:05 |
aduh.. koq saya jadi bingung ya?
17 Juni 2009 pukul 14:12 |
kalau bukan kita yang menciptakan dan mempopulerkan kosa kata baru, lalu siapa? ayo kita sundul ivan
18 Juni 2009 pukul 17:18 |
Ntar tak masukin ke terjemahan WP, eh.. ada string blogger gak ya di sana? Kyknya sih adam*garuk-garuk*
18 Juni 2009 pukul 17:26 |
Gak jadi deh.. ternyata string blogger di sana semua merujuk ke merk (Blogger.com)
19 Juni 2009 pukul 10:52 |
LANJUTKAN!
*loh, kok ketularan jadi huruf besar semua ya?*
25 Juni 2009 pukul 10:09 |
sesuai dengan bidang gue nih, van… jadi designer = nararancang? fotografer = naragambar? hehehehe
28 Juni 2009 pukul 19:57 |
Setuju sama ndoro kakung, sundul terus gan
30 Juli 2009 pukul 13:34 |
Logonya Pesta Blogger ganti!
30 Juli 2009 pukul 15:38 |
[...] fix dan apalagi masuk KBBI. Bahkan kosakata blog juga belum masuk ke KBBI. Itulan mengapa muncul usulan memasukan blog dan narablog dalam edisi revisi KBBI jilid IV atau malah tambahan baru di KBBI jilid [...]
7 Agustus 2009 pukul 12:22 |
[...] hanya tren sesa(a)t? Mungkin. Dilihat dari semakin gencarnya para blogger narablog berpindah ke website jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, ataupun (God, help us all) Plurk [...]
19 Agustus 2009 pukul 20:36 |
[...] Narablog oleh Ivan Lanin [...]
6 September 2009 pukul 20:35 |
[...] diketahuinya untuk Wikipedia. Bahkan beberapa orang yang sudah cukup berpengalaman menulis seperti narablog, wartawan, penulis buku, dll, mengaku walaupun keinginan menulis ada, mereka belum pernah [...]
8 September 2009 pukul 11:28 |
[...] diketahuinya untuk Wikipedia. Bahkan beberapa orang yang sudah cukup berpengalaman menulis seperti narablog, wartawan, penulis buku, dll, mengaku walaupun keinginan menulis ada, mereka belum pernah [...]
18 September 2009 pukul 17:10 |
toh yang punya fb blm punya nara, padahal umatnya banyak
5 Oktober 2009 pukul 10:54 |
kata sambung -wan / -wati yang digunakan selama ini apa tidak lagi di pakai, dan kata sambung pe- (designer -perancang, dll).
11 November 2009 pukul 07:09 |
benar benar (hampir) sempurna, uraiannya