Wikipediawan

WikipediawanJika diminta mendeskripsikan diri sendiri dengan satu kata, serta-merta saya akan menjawab “Wikipediawan” tanpa terlalu memikirkan apakah lawan bicara saya paham apa yang dimaksud dengan istilah itu. Wikipediawan, atau Wikipedian dalam bahasa Inggris, adalah orang yang menulis atau mengedit artikel untuk Wikipedia. Bagi yang belum tahu (!), Wikipedia adalah suatu ensiklopedia daring bebas dan terbuka yang dibuat secara kolaboratif oleh para sukarelawan dan dioperasikan oleh organisasi nirlaba Wikimedia Foundation.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Diskusi bahasa LPDS: Singkatan dan akronim

Diskusi-bahasa-LPDS-21-Juli-2010 Pada hari Rabu, 21 Juli 2010, Lembaga Pers Dr. Sutomo (LPDS) telah mengadakan diskusi bahasa Indonesia bertopik “Bahasa Jurnalistik: Menghindari Perkembangan Akronim dan Singkatan” di Gedung Dewan Pers Lt. 3, Jl. Kebonsirih 34, Jakarta. Diskusi ini merupakan bagian dari seri lokakarya media massa yang berlangsung tiga hari (21–23 Juli 2010) dalam rangka menyambut HUT ke-22 LPDS. Tiga narasumber hadir pada acara yang dimoderatori oleh Rita Sri Hastuti tersebut: (1) Anton Moeliono, pakar bahasa Indonesia; (2) Uu Suhardi, redaktur bahasa Tempo; (3) Mauluddin Anwar, Produser Eksekutif Liputan 6 SCTV, mewakili Pemrednya, Don Bosco Salamun. Acara dimulai pada sekitar pukul 14.00 dan dihadiri oleh kurang lebih 60 orang peserta dari kalangan wartawan maupun masyarakat umum pencinta bahasa Indonesia.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Perintis

startup Dalam istilah bahasa Inggris, startup company adalah suatu perusahaan yang memiliki riwayat operasi terbatas—umumnya karena baru berdiri—serta berada pada tahap pengembangan dan riset pasar. Istilah ini menjadi populer pada masa gelembung dot-com (1998—2000), sewaktu banyak perusahaan dot-com bermunculan, terutama dalam bidang teknologi tinggi. Orang-orang yang terlibat dalam pembuatan perusahaan tersebut sering disebut sebagai startuper, yang umumnya terdiri atas wiraswasta (entrepreneur), pemodal ventura, rekayasawan perangkat lunak, pengembang web, dsb.

Belakangan, istilah ini mulai banyak digunakan di kalangan khalayak internet Indonesia, terutama melalui berbagai artikel yang dimuat di Daily Social dan Navinot. Mungkin karena belum ada padanannya pada Glosarium Pusat Bahasa, istilah ini tidak diterjemahkan dan tetap ditulis dengan istilah bahasa Inggrisnya; kadang dengan huruf miring sesuai dengan aturan penulisan istilah bahasa asing, kadang tidak. Sudah waktunya kita mencari padanan istilah ini dalam bahasa Indonesia.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Sinonim dan antonim

Tesaurus Bahasa IndonesiaKamus Tesaurus Bahasa Indonesia (TBI) karya Eko Endarmoko adalah salah satu rujukan wajib bagi penerjemah, penulis, dan para pencinta bahasa Indonesia. Karya yang memuat sinonim dari kurang lebih 16 ribu lema ini sangat membantu dalam memberi variasi pilihan kata yang dapat digunakan dalam percakapan atau tulisan.

Kini, empat tahun setelah terbitnya TBI pada tahun 2006, Mas Eko pun mulai menyiapkan edisi selanjutnya dari bukunya ini dengan dibantu oleh orang-orang yang memiliki hasrat dan kecintaan yang sama terhadap bahasa Indonesia. Ada banyak hal yang akan ditambahkan pada edisi revisi yang rencananya akan diterbitkan pada sekitar tahun 2013 ini. Salah satu hal terpenting yang akan ditambahkan—yang belum ada pada edisi TBI saat ini—adalah antonim.

Dalam rangka persiapan edisi baru TBI, Pak Stephanus Bala telah memberikan suatu catatan yang sangat berguna bagi tim penyusun TBI tentang konsep sinonim, relasi makna, antonim, dan kontras. Atas izin beliau, berikut saya terbitkan catatan tersebut agar masyarakat umum pun dapat lebih memahami konsep-konsep tersebut. Sebagai catatan, nomor halaman yang tertera pada catatan adalah nomor halaman pada TBI.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Kata, frasa, klausa, dan kalimat

Keempat istilah yang menjadi judul tulisan ini sering membingungkan orang yang belum sempat mempelajari linguistik: termasuk saya. Definisi yang diperoleh pada KBBI seperti yang tercantum di bawah ini pun tidak menolong menyembuhkan kebingungan tersebut.

  • Kata adalah satuan bahasa terkecil yang dapat berdiri sendiri.
  • Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif.
  • Klausa adalah satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalimat.
  • Kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa.

Er, oke. Jadi apa bedanya?

Baca tulisan ini lebih lanjut

Tagar

tanda-pagar Dalam bahasa Inggris, kata majemuk hashtag adalah suatu label (tag) berupa suatu kata yang diberi awalan tanda pagar (hash sign; number sign) dalam pesan pada layanan mikroblog. Neologisme ini lahir sekitar akhir tahun 2007 sebagai konvensi khalayak dengan tujuan untuk menciptakan pengelompokan pesan dan mengambil model dari pelabelan kanal IRC dan Jaiku.

Seperti biasa, kesulitan muncul sewaktu mencoba mengindonesiakan istilah baru. Apa istilah bahasa Indonesia yang pas untuk hashtag?

Baca tulisan ini lebih lanjut

Aksara

AksaraAksara, dari bahasa Sanskerta akṣára, adalah sistem tulisan (writing system) yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dan sedikit banyaknya mewakili ujaran atau bunyi bahasa. Dalam bahasa Indonesia, kata aksara juga mengandung makna lain sebagai sinonim huruf, yaitu tiap simbol dalam suatu sistem tulisan.

Perbedaan aksara dengan sistem komunikasi simbolis lainnya—seperti simbol informasi, gambar, peta, dan matematika—adalah kaitannya dengan suatu bahasa lisan yang harus dipahami oleh pembaca untuk dapat memahami maknanya; sistem simbol lain umumnya tidak memerlukan pemahaman tersebut.

Baca tulisan ini lebih lanjut

dan/atau

Saya sering merasa janggal saat menemukan kata penghubung atau konjungsi “dan/atau” dalam, misalnya, suatu dokumen hukum. Sebagai orang yang pernah belajar ilmu mantik, saya merasa bahwa frasa ini mubazir: operator logika “atau” (OR) sudah cukup untuk melambangkan dua proposisi yang bernilai benar jika keduanya atau hanya salah satunya benar. Pada KBBI pun entri “dan/atau” ini tidak ada dan yang ada hanya lema “dan” serta “atau”. “Dan” adalah penghubung satuan bahasa (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yang setara sedangkan “atau” adalah kata penghubung untuk menandai pilihan di antara beberapa hal (pilihan).

Baca tulisan ini lebih lanjut

Peta pikiran

Peta pikiran (bahasa Inggris: mind map) adalah suatu diagram yang digunakan untuk menggambarkan berbagai ide di seputar suatu ide pusat. Metode visual untuk mencatat ini terutama digunakan untuk mengorganisasikan pikiran untuk membantu memahami atau mengingat suatu atau beberapa ide. Meskipun visualisasi semacam ini telah diterapkan sejak beberapa abad yang lalu, pemetaan pikiran modern dianggap telah dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang ahli psikologi populer Inggris.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Bahasa Kita

BahasaKita Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan bertemu dengan Mbak Wieke Gur, pendiri situs Bahasa Kita (BK), sumber informasi yang praktis bagi penutur asing, turis, tenaga kerja asing, guru, dan siapa pun yang sedang belajar dan mencintai bahasa Indonesia di seluruh dunia. Selain sebagai pendiri situs BK, lulusan Fakultas Ekonomi UI yang telah beberapa tahun bermukim di Australia ini juga dikenal sebagai seorang penulis lagu dan telah beberapa kali menulis tentang bahasa Indonesia di kolom bahasa KOMPAS. Sungguh suatu kehormatan bagi saya untuk dapat bersua dan berbincang langsung dengan Mbak Wieke.

Baca tulisan ini lebih lanjut