Umpan web (web feed) adalah suatu sarana yang sangat memanjakan para pembaca blog. Alih-alih harus mengunjungi satu per satu blog yang diminati, pembaca hanya perlu menggunakan salah satu dari banyak pilihan pembaca umpan (feed reader) untuk menikmati informasi dari berbagai blog dalam satu tempat.
Umpan web
30 Januari 2010 oleh Ivan LaninIwan Fals
20 Januari 2010 oleh Ivan Lanin
Hangat mentari pagi ini.
Antar ‘ku pulang dari bermimpi.
Ramah tersenyum matahari.
Inginkan aku ‘tuk bernyanyi.
Entah mengapa, hati saya selalu tenteram setiap kali mendengar lagu Damai Kami Sepanjang Hari (album Sore Tugu Pancoran, 1985) dari Iwan Fals ini. Syair dan irama lagunya benar-benar bagaikan obat mujarab yang selalu mampu menenangkan rasa gelisah atau cemas saya.
Glosarium kata tidak baku versus kata baku
15 Januari 2010 oleh Ivan LaninBanyak kata (seharusnya lebih tepat digunakan istilah lema) dalam bahasa Indonesia yang sering salah dieja oleh penutur bahasa Indonesia. Contohnya adalah analisa, praktek, apotik, himbau, dan resiko. Kata-kata tersebut digunakan luas di masyarakat, bahkan kadang oleh media massa, padahal yang baku menurut KBBI masing-masing adalah analisis, praktik, apotek, imbau, dan risiko. Di KBBI, kata yang tidak baku kadang dapat ditemukan dan ditandai dengan rujukan ke kata bakunya.
EOM
14 Januari 2010 oleh Ivan Lanin
Berawal dari tren sesaat™ di suatu kampung, saya tertarik untuk mencari tahu ihwal EOM, singkatan bahasa Inggris dari end of message atau akhir pesan. EOM menandai akhir suatu pesan, terutama pada surel. EOM diterapkan oleh Gmail yang akan memberikan pesan peringatan jika suatu surel tidak berisi apapun pada badan suratnya, termasuk tanda tangan yang kadang disetel untuk dibubuhkan secara otomatis. Pemberian “EOM”, berikut variannya seperti “(EOM)” dan “<EOM>”, pada akhir subjek suatu surel macam ini dapat menghindari munculnya pesan peringatan tersebut.
Seminar dalam rangka Hari Bahasa Ibu Internasional 2010
13 Januari 2010 oleh Ivan LaninDari suatu catatan di Facebook, saya menemukan informasi suatu seminar tentang bahasa yang akan diadakan oleh Balai Bahasa Bandung pada 19-20 Feb 2010 dalam rangka menyambut Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) yang jatuh pada tanggal 21 Feb setiap tahunnya. Meskipun biayanya cukup tinggi (Rp350.000 untuk peserta), seminar ini mungkin menarik bagi para pencinta bahasa. Saya sendiri rencananya akan membawakan makalah tentang Kateglo dalam seminar ini. Berikut isi pengumumannya yang saya salin tempel dari catatan di Facebook itu karena sulit menemukannya di Internet.
Pemuda, perempuan, dan warga internet
12 Januari 2010 oleh Ivan LaninYouth, women, and netizen (pemuda, perempuan, dan warga internet) adalah tiga subkultur yang menurut MarkPlus, Inc. akan menjadi fokus pemasaran pada tahun 2010. Demikian terungkap pada acara diskusi New Wave Marketing Power Lunch: Focus on Youth, Women and Netizen yang dipandu oleh Hermawan Kartajaya dan menampilkan tamu kehormatan (guest of honor) Tifatul Sembiring di Jakarta, 11 Jan 2010.
Melindungi dan menghargai karya
11 Januari 2010 oleh Ivan Lanin
Minggu sore (10 Jan 2010) saya mengikuti diskusi “sambung rasa” di Wetiga, Langsat, Jakarta membahas topik “Melek media dan isu UU ITE” bersama warga Politikana. Diskusi ini berlangsung kurang lebih selama dua setengah jam, antara pukul 17.00 sampai 19.30, dengan suasana yang cukup santai di halaman kantor Wetiga dan dihadiri sekitar 15 orang peserta.
Mengapa saya tertarik dengan bahasa Indonesia?
9 Januari 2010 oleh Ivan LaninSewaktu acara arisan keluarga beberapa waktu silam, salah seorang paman saya bertanya, “Kenapa sih sekarang kamu tertarik dengan bahasa Indonesia?” Waktu itu agak lama saya mencoba mencari jawabannya karena selama ini tidak pernah berusaha memikirkannya. Tapi tampaknya, mau tidak mau saya harus “merumuskan” jawaban standar untuk pertanyaan ini karena ternyata setelah itu saya masih harus menjawab pertanyaan yang sama beberapa kali lagi.
GLAM
6 Januari 2010 oleh Ivan Lanin
Pada tanggal 6-7 Agustus 2009, Wikimedia Australia (WMAU) mengadakan konferensi GLAM-WIKI di Canberra, Australia yang bertujuan untuk merumuskan hal-hal yang bisa dilakukan bersama antara lembaga-lembaga GLAM di Australia dan Selandia Baru dengan gerakan Wikimedia. GLAM (singkatan bahasa Inggris dari galleries, libraries, archives, museums) adalah suatu sektor kebudayaan yang terbentuk dari empat jenis lembaga (galeri, perpustakaan, arsip, dan museum) yang memiliki kesamaan sebagai lembaga pengumpul (collection institution) sumber primer sesuai dengan lingkup kerjanya masing-masing. Meskipun mungkin panjang perjalanan untuk merintis suatu upaya yang sama dengan yang dilakukan oleh WMAU di Indonesia, tulisan ini mencoba merunut kelembagaan galeri, perpustakaan, arsip, dan museum (GPAM) nasional di Indonesia.
Rubrik Bahasa Majalah Tempo
5 Januari 2010 oleh Ivan LaninSetiap kali Majalah Tempo terbit, rubrik yang paling pertama saya baca adalah Bahasa! Rubrik ini (hampir) selalu ada dalam setiap edisi Tempo dan memuat berbagai topik kebahasaan yang menarik untuk direnungkan. Untunglah, kini rubrik ini juga disediakan secara daring di situs Tempo Interaktif.